Mempersiapkan lovebird untuk lomba

Burung lovebird dikenal memiliki kemampuan dalam memvariasikan suara
kicauannya, terutama suara khas mereka yang dikenali sebagai “lagu
ngekek”, lagu tersebut biasanya memiliki variasi irama dengan lagu yang
panjang, tergantung dari kemampuan yang dimiliki oleh burung lovebird
tersebut.


Bagi penggemar burung lovebird yang mengkhususkan diri
dalam lomba-lomba seperti lat-ber atau lat-pres, biasanya mereka akan
mencari burung lovebird yang memiliki variasi irama dan lagu yang
panjang, dimana untuk bisa mendapatkan burung dengan kriteria tersebut,
sebelumnya burung tersebut dilatih terlebih dahulu, terutama dalam hal
latihan nafas, pengolahan vokal dan pelatihan mental mereka.

Lalu
bagaimana kita bisa mendapatkan burung dengan kriteria tersebut? Untuk
mendapatkan burung lovebird dengan kemampuan lagu yang panjang dengan
olah vokal yang baik  yang didukung oleh mental yang sangat baik, maka
kita harus mulai menerapkan beberapa pelatihan sebagai berikut:

Melatih nafas

Latihan
nafas yang dimaksud disini adalah untuk memaksimalkan kemampuan burung
berkicau dengan durasi yang panjang dalam sekali tarikan nafas. Untuk
itu diperlukan beberapa pelatihan yang bisa menguatkan stamina mereka,
beberapa bentuk pelatihan yang banyak dilakukan para penggemar burung
lovebird yang juga sering melombakan burungnya antara lain :

  • Melatih burung dalam kandang umbaran seminggu sekali
  • Memandikan burung hingga basah kuyup
  • Menjemur burung dengan durasi yang lebih panjang

Melaih
nafas memang identik dengan stamina burung, untuk itu selain pelatihan
dalam bentuk fisik, sebaiknya harus didukung pula dari segi kondisi
kesehatannya, yang mana hal tersebut bisa dilakukan dengan cara
menyediakan obat-obatan dan vitamin yang tepat. Burung lovebird yang
sering dilatih secara fisik namun selalu diabaikan dari pemberian
nutrisi atau vitaminnya, maka yang sering terjadi adalah burung yang
mudah gembos, untuk itu pemberian vitamin seperti BirdVit bisa diberikan
untuk mendukung kebutuhan vitamin dan nutrisi mereka.

Melatih suara

Selain
dari fisik dan stamina yang kuat , burung lovebird memiliki kemampuan
alami untuk meniru suara burung lainnya. Untuk itu, tergantung dari
tujuan anda, kalau misalnya hanya untuk klangenan tentu anda akan lebih
menyukai burung lovebird dengan suara yang penuh dengan variasi suara
isian, namun jika untuk tujuan masteran atau lomba, tentu suara yang
akan dilatih itu harus sesuai dengan karakter dari burung tersebut,
contohnya disini kita bisa memanfaatkan suara belalang , tengkek atau
burung lovebird lain yang memiliki suara yang panjang sebagai masteran
bagi mereka.

  1. Suara belalang durasi panjang || DOWNLOAD
  2. Suara tengkek durasi panjang || DOWNLOAD
  3. Suara lovebird ngekek panjang || DOWNLOAD
  4. Kombinasi ketiga suara diatas || DOWNLOAD

Dengan
sering memaster ataupun memperdengarkan burung lovebird dengan
suara-suara diatas, maka burung bisa meniru bahkan mengikuti durasi
suara kicauannya, dengan demikian mereka akan mampu mengeluarkan suara
kicauannya dalam durasi yang cukup lama.

Melatih vokal burung
lovebirds juga tidak lepas dari bagaimana kemampuan burung tersebut akan
fokus mendengarkan lalu meniru suaranya, untuk itu tentu dibutuhkan
burung yang dalam kondisi fit, oleh karena itu pula pastikan burung anda
dalam kondisi yang sehat sebelum memulai pemasteran agar hasilnya bisa
sesuai dengan yang diharapkan, selain itu burung yang sedang sakit atau
kurang fit tentu tidak akan mudah fokus atau berkonsentrasi pada
latihannya.

Melatih Mental

Faktor yang
terpenting dalam menampilkan burung lovebird di lapangan / perlombaan
adalah burung yang memiliki mental tarung. Faktor inilah yang membuat
burung mau bekerja dalam sebuah perlombaan, kecuali misalnya kalau
burung lovebird tersebut dilombakan hanya untuk kecantikannya saja,
tentu faktor mental tidak terlalu dibutuhkan.
Melatih
mental pada burung lovebird bisa dimulai sejak burung maih berusia
muda, dari usia itulah mental burung bisa terbentuk dan akhirnya akan
menjadi terbiasa dengan burung lain yang memberikan perlawanan dalam
sebuah perlombaan.

Beberapa cara untuk melatih mental burung lovebird adalah sebagai berikut:

  • Burung
    secara rutin diperkenalkan pada lokasi dan lingkungan yang baru,
    misalnya menggantung burung dengan cara pindah-pindah lokasi setiap
    harinya, dimana hal tersebut untuk membiasakan burung dengan lingkungan
    baru sehingga mereka tidak mudah “demam panggung” terutama waktu diajak
    bermain di sebuah perlombaan atau latihan.
  • Melatih burung
    tersebut dengan burung sejenis yang memiliki pengalaman lomba atau
    mental yang bagus. Dengan begitu burung akan terpancing untuk bertarung.
  • Memancing
    dan memunculkan sifat latah dari burung, dengan cara menggunakan
    beberapa peralatan atau barang yang biasa digunakan untuk memancing
    burung lovebird berbunyi, misalnya menggunakan peluit, menggesek-gesekan
    potongan stereofoam ke kaca, atau barang-barang lain yang bisa meniru
    suara ngekek dari lovebird.
  • Setelah mental mereka mulai
    terbentuk, mulailah dengan melatih mereka dalam sebuah perlombaan
    sekali-sekali, meski tujuan kita adalah bukan untuk menjadi juara,
    melainkan untuk mengasah mental mereka. Nanti jika mereka telah siap,
    mereka pun bisa dilombakan secara rutin.


Itulah
beberapa faktor yang menentukan bagaimana seekor burung lovebird bisa
menjadi burung yang berkualitas lomba, dalam artian memiliki lagu yang
panjang dan mental yang cukup baik.  Dengan memiliki kemampuan seperti
disebutkan diatas , maka burung sudah siap untuk bersaing dengan
lawan-lawannya dalam sebuah perlombaan.

Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *