Membuat mesin penetas telur sederhana (Inkubator)

Menetaskan telur tanpa bantuan indukan bisa dilakukan dengan
menggunakan mesin penetas otomatis atau inkubator, hanya saja tidak
semua penangkar terutama berskala kecil yang memiliki peralatan untuk
menetaskan telur-telur tersebut. Akan tetapi, menetaskan telur pun tidak
hanya bisa dilakukan melalui mesin penetas yang dijual di pasaran saja,
karena kita juga bisa membuat sendiri mesin penetas telur yang
sederhana dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan di sekitar kita. 




Bahan
yang digunakan pun cukup mudah yaitu dengan memanfaatkan papan triplek ,
lampu bohlam, dan bahan-bahan lain yang gampang dicari. 


Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan:
1. Papan triplek.
2. Lampu bohlam berdaya 60 watt.
3. Mangkuk berisi air.
4. Thermometer.
Cara pembuatan: 


1. Papan triplek di potong sesuai ukuran yang tertera dalam gambar, lalu dibuat menjadi berbentuk box.  




2.
Buat sebuah lubang dengan menggunakan mesin bor, lubang ini nantinya
digunakan untuk memasukan kabel yang berhubungan dengan lampu bohlam.






3. Letakkan mangkuk berisi air dalam box tersebut. 

4. Masukkan beberapa telur yang masih baik (fertil) ke dalam box penetasan.

5. Untuk memonitor suhu anda bisa menempatkan sebuah thermometer di dalamnya.

Suhu yang digunakan sebaiknya berkisar antara 36 – 38 Celcius dengan kelembaban berkisar 55-60 persen. 


6.
Putar balik telur-telur yang akan ditetaskan tersebut sebanyak tiga
kali sehari, dan tunggu hingga telur menetas yang biasanya akan memakan
waktu hingga 21 hari.  Namun, menjelang 3 hari terakhir jangan
memutarkan telur tersebut.

Selamat mencoba


Sumber: How to Make a Simple Homemade Incubator for Chicks | Wikihow

One thought on “Membuat mesin penetas telur sederhana (Inkubator)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *